Aksi Mogok Makan, Cara Tawanan Palestina Melawan Penjajahan

Melakukan mogok makan menjadi jalan bagi tawanan Palestina tanpa dakwaan atau pengadilan. Mereka dipaksa menunggu tanpa kepastian berbulan, bahkan bertahun-tahun.

Baru-baru ini, tawanan Sheikh Khader Adnan melakukan aksi mogok makan yang sudah berjalan selama 13 hari. Adnan ditawan kembali sejak Rabu (8/2). Israel menangkap Adnan setelah menyerbu rumahnya di Kota Arraba, Tepi Barat.

Sebelumnya, Adnan juga pernah ditawan oleh Israel. Selama hidupnya, ia pernah ditawan sebanyak 11 kali sejak 2004. Saat itu pun Adnan melakukan aksi mogok makan. Bahkan mogok makan terlamanya selama 67 hari. Bagi warga Palestina, Adnan merupakan simbol dari perlawanan.

Oktober tahun lalu, sebanyak 30 tawanan Palestina melakukan aksi mogok makan terbuka. Mereka menekan Israel yang menawan tanpa adanya dakwaan.

Salah satu tawanan yang melakukan mogok makan terlama, Hisham Abu Hawwash melakukan aksi tersebut selama 141 hari. Ia bahkan kehilangan 40 kg berat badannya. Fungsi organ tubuhnya pun ikut menurun.

Menurut Leen Saleh, aktivis Friends of Palestine mengatakan bahwa Israel menangkap warga Palestina dan menangkapnya sebagai tawanan administratif seringkali tanpa alasan. Hanya untuk mematahkan semangat warga Palestina.

Sumber: Qudsnen, SMART171

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *