Dua Mahasiswa Palestina Ditahan Karena Mendengarkan Musik Arab

LSM asal Israel, Ir Amim, mengumumkan bahwa dua mahasiswa Palestina ditahan sebentar karena mendengarkan musik berbahasa Arab di kampus Universitas Ibrani di Yerusalem Barat. Keduanya kemudian dilarang datang ke kampus selama beberapa hari ke depan.

“Kemarin di Universitas Ibrani: dua mahasiswa Palestina duduk di kampus dan mendengarkan musik dengan speaker biasa. Tiba-tiba seorang polisi –yang tidak sedang bertugas, tetapi polisi itu merupakan seorang mahasiswa juga di universitas– datang kepada mereka dan memaksa memindahkan mereka ke ruang lain untuk diselidiki. Para siswa ini dibebaskan tetapi menerima instruksi untuk tidak datang ke kampus dalam beberapa hari ke depan.” kata organisasi tersebut.

“Selama ini pihak Israel senang memamerkan bahwa seiring waktu, jumlah siswa berkebangsaan Palestina yang belajar di Universitas Ibrani (milik Israel) terus bertambah, mengesankan ada kebaikan dan harmoni, tetapi realita kampus menceritakan kisah yang berbeda. Universitas harus menjadi fokus pembelajaran dan penyebaran pengetahuan, bukan persepsi rasis mahasiswa, entah dia polisi atau tidak, mestilah bisa bersikap sebagaimana seorang akademisi. Kami menyerukan universitas untuk tegas membela hak dasar mahasiswa. Penangkapan maupun penahanan sepihak tidak dapat dibenarkan di lingkungan kampus.” tambahnya.

Leave a Comment

Your email address will not be published.