Israel Membunuh 7 Orang Palestina di Minggu Pertama Februari 2023

Pasukan pendudukan Israel IOF menembak dan membunuh tujuh warga Palestina pada minggu pertama Februari 2023 di Tepi Barat yang diduduki.

Menurut data yang dikumpulkan Days of Palestine (DOP), pasukan pendudukan Israel telah membunuh tujuh warga Palestina, termasuk seorang anak, sejak awal Februari 2023.

Pada 3 Februari 2023, pasukan pendudukan Israel menembak mati pemuda Palestina Abdullah Qalalweh, 26 tahun, seorang penduduk Jenin, dekat pos pemeriksaan Huwara di Nablus yang diduduki.

Abdullah Qalalweh, 26 tahun, Palestina ditembak mati hampir satu bulan setelah bayi pertamanya lahir, sumber keluarga melaporkan.

Pada 6 Februari, pasukan Israel melakukan kejahatan yang keterlaluan di kota Aqabat Jaber, kota Jericho di Tepi Barat yang diduduki timur.

Warga Palestina di Aqabat Jaber di Jericho yang diduduki terbangun oleh kejahatan baru yang dilakukan oleh pasukan Israel yang membunuh lima warga Palestina sekaligus.

Pasukan Israel menyerbu kota dan membunuh lima warga Palestina, termasuk 4 dari satu keluarga. Pasukan Israel menahan tubuh mereka.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan Palestina menyebut para korban adalah Ibrahim Awadat, Rafat Awadat, Thaer Awadat, Adham Awadat, dan Malek Lafi.

Keesokan harinya, pasukan pendudukan Israel membunuh anak Palestina Hamza Al-Ashqar, 16, selama serangan militer ke kota Nablus di Tepi Barat.

Pertahanan Anak-Anak-Palestina DCIP mengatakan bahwa seorang tentara Israel di dalam salah satu kendaraan militer Israel menembakkan dua peluru tajam ke Hamza , mengenai mulutnya dan sisi kiri pinggangnya.

Pasukan Israel telah membunuh sembilan anak Palestina sepanjang tahun ini, termasuk delapan tewas di Tepi Barat yang diduduki, menurut dokumentasi yang dikumpulkan oleh DCIP.

Pada Januari 2023, pasukan pendudukan Israel membunuh 35 warga Palestina , termasuk 8 anak-anak dan seorang wanita tua, di Tepi Barat dan Yerusalem yang diduduki.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *