Keluarga Palestina Sampaikan Amanah Satu Abad

Kepercayaan dan kejujuran punya cerita baru, kali ini datang dari keluarga Palestina yang bermukim di Desa Nablus, Tepi Barat. Keluarga Al-Aloul menyampaikan amanah yang telah dipercayakan kepada mereka selama lebih dari seabad kepada pihak berwenang Turki di Palestina yang diwakili Konsul Jenderalnya, Ahmet Demirer (4/11).

Keluarga itu mengatakan saat Perang Dunia I, seorang tentara Utsmani membungkus uangnya dan meminta mereka menyimpan sambil berkata: “Jika kami kembali, saya akan mengambilnya kembali.” Selanjutnya, tentara ini berpindah ke wilayah lain dan tak pernah kembali.

Konjen menyampaikan rasa terima kasihnya kepada keluarga Palestina karena telah menyimpan barang-barang berharga untuk waktu yang lama, menyerahkan bahkan tanpa pernah menghitungnya. Ia juga menekankan bahwa orang-orang Palestina dan Turki memiliki ikatan yang tak terhalang geografis. 

Demirer mengatakan kepada Al Jazeera Arabic bahwa uang itu akan dipindahkan ke Konsulat Jenderal Turki Yerusalem bekerja sama dengan pemerintah Palestina. Dia mengatakan ini adalah pertama kalinya dana perwalian dikembalikan ke Turki oleh negara Arab atau regional mana pun.

Amanah yang terjaga

Raghib Aloul mengatakan uang tentara Utsmani itu dipercayakan kepada pamannya Omar Aloul.

“Dia memberikannya kepada paman saya, dan sampai hari ini, uang itu tetap bersama kami. Kami tidak tahu apakah tentara Turki itu tewas dalam perang atau mati setelahnya. Dan kami tidak tahu namanya karena paman saya lupa”.

Al Aloul mengatakan uang itu berjumlah 152 lira Ottoman, jumlah yang menurut sejarawan Turki bernilai $30.000 pada saat itu. Nilai sejarahnya jauh melebihi itu dan mengandung makna yang dalam. Selama ini uang tersebut disimpan dalam brankas besi milik keluarga sedangkan kuncinya disimpan di lokasi lain. 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *