Lagi, Tawanan Palestina Gugur Karena Israel Terlantarkan

Ahmed Badr Abu Ali (48), tawanan Palestina yang mendekam selama 12 tahun dipenjara dinyatakan meninggal dunia, Jumat (10/2). Ahmad menjadi salah satu tawanan yang meninggal akibat penelantaran kondisi kesehatan.

Ahmed meninggal dunia di penjara gurun Naqab (Negev), Tepi Barat. Dini hari, ia dilarikan ke RS Soroka setelah mengalami penurunan kesehatan. Beberapa laporan mengatakan bila Ahmad terkena penyakit jantung atau stroke. Saat dilarikan, dikatakan bahwa ia terus-menerus ditahan keberangkatannya.

Ahmed merupakan salah satu dari ratusan tawanan Palestina yang sakit parah atau memiliki penyakit kronis. Tahun lalu, Ahmed menjalani operasi katerisasi jantung setelah mengalami penundaan tereus-menerus oleh administrasi penjara.

Sebelum meninggal, kondisi kesehatannya terus memburuk sejak 2022. Dokter yang menanganinya, menemukan fakta jantung Ahmed berdetak tak menentu. Ia juga memiliki gejala diabetes.

Saat dalam penjara, Ahmed melewatkan kematian kedua orang tuanya. Bahkan ia sudah melewati 11 tahun “hukuman” penjara dari 12 tahun yang tuntut pengadilan.

Di Palestina, terdapat 600 tawanan yang memiliki penyakit di dalam penjara. Termasuk 60 di antaranya memiliki penyakit kronis dan 24 terkena kanker.

Data Asosiasi Munhaj Al Quds, meninggalnya Ahmed menambah daftar tawanan yang gugur di penjara sebanyak 235 sejak 1967.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *