Pasukan Penjajah Israel Tembak Mati Tiga Warga Palestina di Kota Nablus

Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan bahwa pasukan keamanan Israel telah membunuh tiga warga Palestina di kota Nablus di wilayah Tepi Barat yang dijajah. “Tiga warga menjadi martir akibat penembakan langsung oleh pasukan Israel di kota Nablus,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan pada Selasa (8/2).

Ketiga korban diidentifikasi sebagai pemuda setempat yakni Ashraf Mubaslat, Adham Mabrouka, dan Mohammad Dakhil. Dari video yang beredar luas di lini masa media sosial terlihat bahwa pembantaian itu melibatkan rombongan pasukan khusus Israel dengan kendaraan sipil (bukan kendaraan tentara) yang menyerbu lingkungan al-Makhfieh, dan melepaskan tembakan ke mobil ketiga pemuda tersebut.

Kementerian Luar Negeri Palestina telah menyerukan penyelidikan internasional atas pembunuhan tersebut sementara kabinet Palestina mengecamnya sebagai kejahatan keji. Kementerian Luar Negeri Palestina menganggap pemerintah Israel dan Perdana Menteri Neftali Bennett bertanggung jawab penuh atas kejahatan ini. “Keheningan masyarakat internasional terhadap pelanggaran dan kejahatan Israel memberikan kedok untuk tindakan kriminal ini dan mendorong penjajah Israel untuk melanjutkan perang terbuka melawan Palestina” katanya dalam sebuah pernyataan.

Seperti biasa, akan ada retorika dari sisi Israel. Dikutip dari Media Indonesia, pihak Israel mengatakan alasan di balik penembakan ketiga pemuda itu ialah ketiganya bertanggung jawab atas serangan penembakan yang terjadi sebelumnya. Jadi, menghilangkan nyawa orang dengan praduga bersalah boleh ya, Israel?

Leave a Comment

Your email address will not be published.