Pemukim Ilegal Bakar Rumah dan Kendaraan Warga Palestina

Aksi vandalisme kembali dilakukan oleh geng pemukim ilegal Israel di Huwwara, Nablus, Tepi Barat, Minggu (26/2) malam. Membakar rumah, toko, dan mobil milik warga Palestina. Satu warga Palestina pun dilaporkan meninggal dunia.

Sekitar pukul 9.15 malam waktu Palestina, geng tersebut menyerbu permukiman warga Palestina dan membakar properti mereka, Lebih dari 30 rumah, 15 mobil, dan satu toko hangus terbakar.

“Apa yang dilakukan pemukim ilegal merupakan aksi kriminal seperti Nakba, penyerangan oleh geng Zionis,” kata Ghassan Daghlas, aktivis Palestina kepada Middle East Eye.

Ziyad Dmaidi, salah satu korban yang rumahnya dibakar oleh geng ekstrimis Israel menceritakan kekejian tersebut. Saat ia pulang dari kerja, Ziyad berlari panik melihat geng pemukim ilegal menuju rumahnya. Ia pun bergegas mengeluarkan anak dan istrinya.

Geng pemukim ilegal memecah jendela dan masuk ke dalam rumah Ziyad. Melemparkan ban terbakar untuk menyulut api agar rumahnya terbakar.

“Kami bisa selamat keluar dari rumah karena bantuan petugas medis ambulans yang juga diserang saat menyelamatkan kami. Hidup kami dalam bahaya, sedangkan tentara Israel dari luar rumah malah melindungi geng tersebut,” ceritanya.

Palang Merah Palestina mengatakan, setidaknya 100 orang luka-luka. Satu orang dilaporkan meninggal akibat tembakkan.

Sejak Januari 2023, 62 warga Palestina dibunuh oleh Israel, termasuk 15 anak-anak. Menjadikan setidaknya satu orang meninggal setiap harinya.

Sumber: Middle East Eye, Al Jazeera, Qudsnen

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *