Pengadilan Israel Tolak Banding Keluarga Salhiya

Sudah dengar tentang penjajah Israel yang sedang gencar-gencarnya lakukan aksi penghancuran rumah warga asli Palestina? Itu terjadi di wilayah Tepi Barat yang dicaplok Israel. Keluarga Salhiya jadi salah satu korbannya. Pada 19 Januari, pihak berwenang Israel dengan paksa mengusir keluarga Salhiya dari rumah mereka di lingkungan Sheikh Jarrah di Al Quds Timur dan menghancurkannya.

Hari ini Pengadilan Distrik Israel di Yerusalem menolak petisi dari keluarga Salhiya untuk membangun kembali rumah mereka, kantor berita resmi Palestina WAFA melaporkan. Pengacara keluarga Salhiya, Walid Abu Tayeh, mengatakan, setelah ditolak oleh Pengadilan Distrik, dia akan mengajukan petisi ke Pengadilan Tinggi Israel, dengan alasan pembongkaran itu ilegal.

Keluarga Salhiya sebelumnya tidak pernah menerima informasi pembongkaran rumah tersebut dari pihak penjajah. Pasukan penjajah Israel yang didukung oleh pasukan polisi yang besar, masuk ke rumah Mahmoud Salhiya, memukul dan menahan semua anggota keluarga beserta warga lainnya, sebelum menghancurkan dua rumah.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *