Saksi Mata Israel: Pelaku Operasi Tel Aviv Menghindari Membunuh Wanita dan Anak-anak

Seorang pemukim ilegal Israel yang menyaksikan operasi penembakan Tel Aviv kemarin mengatakan, pelaku menghindari pembunuhan kepada wanita dan anak-anak.

Dalam video yang beredar di media sosial, seorang pemukim Israel mengatakan eksekutor operasi penembakan Tel Aviv yang berlangsung tadi malam meminta perempuan dan anak-anak untuk minggir.

Pewawancara berbicara dalam bahasa Ibrani, “Anda mengatakan bahwa Anda melihat operasi penembakan di Bnei Brak, jelaskan kepada kami apa yang Anda lihat.”

Saksi Israel menjawab, “Saya sedang melewati persimpangan jalan bersama perempuan lain dan anak gadisnya.”

Dia menambahkan, “Tiba-tiba sebuah mobil Mercedes atau Cadillac berhenti di persimpangan jalan.”

“Dua orang turun dari mobil; satu mengenakan seragam olahraga merah dan yang lainnya mengenakan seragam hitam.”

“Salah satu dari mereka meminta kami untuk pergi dari tempat itu. Mungkin dia tidak ingin membunuh perempuan dan anak-anak,” katanya juga.

“Kemudian kami mendengar suara tembakan.”

Penjajah Israel menuduh Diaa Hamarshehof warga Palestina berusia 27 tahun melakukan operasi penembakan di dua lokasi kota Tel Aviv.

Operasi tersebut mengakibatkan terbunuhnya empat pemukim ilegal dan seorang petugas IOF (polisi penjajah Israel). Saat petugas tersebut tiba di lokasi, ia menembak dan membunuh Diaa di lapangan. Petugas itu meninggal karena luka-lukanya segera setelah itu.

Insiden itu terjadi selama gelombang serangan Israel terhadap warga Palestina di seluruh wilayah pendudukan.

Leave a Comment

Your email address will not be published.