Seorang Pemuda Palestina Syahid, Lainnya Ditawan setelah Bentrokan dengan Pasukan Israel

Seorang pemuda Palestina dibunuh penjajah Israel dan lainnya ditahan Selasa malam di Tel Aviv setelah bentrokan meletus di Tel Aviv. Sumber pendudukan Israel mencatat bahwa lima pemukim ilegal Israel tewas dalam insiden itu dan lainnya terluka.

Pemuda Palestina yang gugur ialah Diaa Hamarsheh, penduduk kota Ya’bad, Tepi Barat, yang dituduh Israel melakukan operasi penembakan di Bnei Brak, di mana lima pemukim ilegal Israel tewas.

Insiden itu terjadi mengingat peningkatan tajam dalam teror yang dilakukan Pemukim Israel terhadap orang-orang Palestina di wilayah Pendudukan Palestina, termasuk pembunuhan, melukai, merusak properti, membakar kendaraan, dan menyerang anak-anak sekolah.

Patut dicatat bahwa Uni Eropa baru-baru ini menyatakan bahwa “Meningkatnya kekerasan yang dilakukan pemukim ilegal Israel terhadap warga Palestina menyebabkan peningkatan ketegangan yang signifikan.”

Sumber pers mengatakan bahwa ketegangan yang meningkat datang sebagai hubungan sebab-akibat. Ini lahir dari tindakan rasis Israel terhadap orang-orang Palestina di Palestina yang diduduki termasuk pembongkaran rumah, penahanan, eksekusi lapangan, dan pembatasan gerakan, di samping kekejaman lanjutan dari pemukim Israel terhadap warga Palestina di pendudukan. Wilayah Palestina.

Selain itu, orang-orang Palestina di Tel Aviv menderita diskriminasi rasial karena mereka dianggap sebagai warga negara kelas dua.

Leave a Comment

Your email address will not be published.