
“Freedom Flotilla” Luncurkan Misi Baru ke Gaza
07 Jul 2025 - Berita
Koalisi Armada Kebebasan mengumumkan bahwa mereka sedang bersiap untuk meluncurkan misi bantuan baru ke Jalur Gaza yang terkepung, hanya beberapa minggu setelah pasukan Israel mencegat dan menyita salah satu kapalnya di perairan internasional.
Dalam sebuah pernyataan yang dibagikan di X, koalisi mengonfirmasi bahwa kapal berikutnya, bernama "Handala", akan berangkat dari pelabuhan Siracusa di Italia pada 13 Juli. "Misi ini untuk anak-anak Gaza," demikian pernyataan koalisi, menekankan makna simbolis dari nama misi tersebut.
Kapal tersebut diberi nama Handala, tokoh kartun ikonik seorang anak laki-laki berusia 10 tahun yang diciptakan oleh seniman Palestina Naji al-Ali, yang dikenal luas sebagai simbol perlawanan dan keteguhan Palestina.
Pengumuman ini menyusul penyitaan "Kapal Kebebasan" (Madeleine) oleh pasukan Israel pada Senin dini hari awal bulan ini. Kapal yang membawa bantuan kemanusiaan dan aktivis perdamaian internasional tersebut dicegat saat berlayar di perairan internasional menuju Gaza dalam upaya untuk menantang blokade Israel yang telah berlangsung selama 17 tahun di wilayah kantong pantai tersebut.
Kapal "Madeleine" berlayar pada awal Juni dari pelabuhan Catania di Italia, membawa 12 aktivis internasional, termasuk jurnalis Al Jazeera Mubasher, Omar Fayyad. Di atas kapal terdapat pasokan penting berupa makanan, obat-obatan, dan peralatan medis yang ditujukan bagi warga sipil di Gaza yang telah menderita salah satu bencana kemanusiaan terburuk di dunia.
Militer Israel kemudian mengonfirmasi bahwa kapal tersebut telah disita dan dipindahkan ke salah satu pelabuhannya, yang oleh para pembela hak asasi manusia dikutuk sebagai pelanggaran hukum maritim internasional.
Ini bukan upaya pertama koalisi untuk menentang blokade laut Israel. "Madeleine" adalah kapal ke-36 yang diluncurkan sebagai bagian dari Freedom Flotilla, sebuah kampanye masyarakat sipil internasional yang berupaya mematahkan pengepungan di Gaza sejak dimulai pada tahun 2007.
Kapal itu dinamai Madeleine Kulab, seorang perempuan muda Palestina yang menjadi nelayan profesional perempuan pertama di Jalur Gaza. Ia kehilangan ayah dan mata pencahariannya akibat perang Israel di Gaza, yang meningkat drastis pada Oktober 2023. Kisahnya sejak saat itu menjadi simbol ketahanan yang kuat di bawah pendudukan dan pengepungan.