Gaza Terkena Wabah Meningitis

Gaza Terkena Wabah Meningitis

01 Jul 2025 - Berita

Sistem kesehatan Gaza yang nyaris lumpuh kini menghadapi krisis baru dengan lonjakan kasus meningitis, terutama di kalangan anak-anak. Pejabat kesehatan menyebut kondisi ini sebagai "bencana", di tengah keterbatasan layanan medis dan fasilitas yang kian memburuk.

Kementerian Kesehatan Gaza mencatat ratusan infeksi meningitis. Penyakit ini menyebar cepat akibat kepadatan tempat penampungan, buruknya sanitasi, dan terbatasnya akses air bersih. "Wabah ini dipicu oleh memburuknya infrastruktur kesehatan dan kondisi hidup yang tidak layak," demikian pernyataan resmi kementerian.

Meningitis adalah peradangan selaput pelindung otak dan sumsum tulang belakang, yang umumnya disebabkan oleh infeksi. Jika tidak segera ditangani, penyakit ini bisa menyebabkan kerusakan otak permanen, terutama pada anak-anak, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Kompleks Medis Nasser di Khan Yunis, salah satu dari sedikit rumah sakit yang masih beroperasi di Gaza selatan, mencatat sedikitnya 35 kasus meningitis anak-anak. Tim medis memperingatkan bahwa kekurangan gizi dan kepadatan populasi mempercepat penyebaran dan memperburuk dampaknya terhadap perkembangan anak.

Direktur rumah sakit lapangan, Dr. Marwan Al-Hams, menyatakan rumah sakit di Gaza berada di ambang kolaps karena kekurangan pasokan medis dan bahan bakar. “Unit perawatan intensif kami penuh. Peralatan medis dasar pun harus dibagi untuk beberapa pasien,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa banyak pasien yang datang dari jalur distribusi bantuan dalam kondisi kritis. “Kami melihat luka tembak serius akibat serangan Israel di lokasi bantuan, sementara stok obat kami sangat minim,” katanya.

Kantor Media Pemerintah Gaza melaporkan, hingga Minggu, sedikitnya 580 warga Palestina tewas dan lebih dari 4.000 luka-luka akibat serangan saat mencoba mengakses bantuan kemanusiaan. Sebanyak 39 orang lainnya dilaporkan hilang.

Situasi ini makin menyulitkan evakuasi medis maupun distribusi bantuan oleh tim kemanusiaan. Organisasi-organisasi internasional kembali memperingatkan bahwa penyebaran penyakit menular memperparah kehancuran sistem kesehatan Gaza yang sudah rapuh.

“Ini bukan sekadar krisis kesehatan masyarakat,” ujar seorang dokter dari klinik Khan Yunis. “Ini adalah kehancuran total dari sistem medis, infrastruktur, hingga hak dasar untuk hidup.”

Bagikan

Baca Berita Terbaru Lainnya

Join Us!