420 Anak Muda Join Opening Baik Berisik 5, Siap Belajar, Bersuara, dan Bergerak untuk Palestina
16 Feb 2026 - Event
Komunitas pemuda “Baik Berisik” 5 resmi dibuka dengan partisipasi 420 peserta dari berbagai daerah (18/2). Mereka laksanakan acara pembuka secara online agar siapapun di manapun berada bisa dengan mudah bergabung. Pembukaan generasi kelima ini dihadiri Direktur Utama Smart 171, Dr. Maimon Herawati. Ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menyuarakan kemanusiaan melalui pendekatan yang fun khas anak muda, tanpa meninggalkan esensi edukasi.
Hadir pula penanggung jawab program Baik Berisik, Fatimah Azzahro. Ia menuturkan harapan agar setiap pejuang baik berisik 5 bisa mengikuti rangkaian program batch ini hingga tuntas, “Semoga kita semua bisa terus terlibat dengan kerja-kerja Palestina dan kita bisa gerak bersama dengan baik berisik wilayah untuk memperjuangkan pembebasan Baitul Maqdis ya”, ujarnya.
Dalam agenda tersebut, Koordinator Baik Berisik Turki, Nurhidayati, turut menyampaikan paparan mengenai urgensi solidaritas pemuda terhadap Palestina. Ia menegaskan bahwa pembelaan terhadap Palestina merupakan bagian dari tanggung jawab moral global, khususnya di tengah berlanjutnya agresi dan pelanggaran hak asasi manusia.
Peserta juga diajak mengikuti tur virtual Istana Dolmabahçe di Istanbul, Turki, sebagai bagian dari penguatan wawasan sejarah dan geopolitik kawasan. Sesi ini dimaksudkan untuk memberikan konteks yang lebih luas mengenai dinamika dunia Islam dan relasinya dengan isu Palestina.
Komunitas yang sudah punya anggota lebih dari 5000 orang di berbagai daerah di Indonesia ini diharapkan jadi ruang konsolidasi pemuda untuk belajar, bersuara dan bergerak bersama meningkatkan kesadaran dan keberpihakan terhadap isu Palestina.
Selama pembukaan berlangsung, antusiasme peserta terlihat tinggi, banyak yang aktif bicara dan bertanya, mencerminkan meningkatnya minat pemuda terhadap gerakan advokasi Palestina berbasis pengetahuan. Program Baik Berisik 5 dijadwalkan berlangsung dalam beberapa tahap dengan fokus pada penguatan narasi, literasi isu, dan aksi kampanye yang bertanggung jawab.