Forum Edukasi di Maluku Kupas Tuntas Sejarah dan Strategi Zionis Menjajah Palestina

Forum Edukasi di Maluku Kupas Tuntas Sejarah dan Strategi Zionis Menjajah Palestina

12 Mar 2026 - Event

Puluhan pemuda lintas kampus dan komunitas di Ambon, Maluku, ikuti Fighters Camp, forum edukasi kepalestinaan yang digelar pada 30-31 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi ruang belajar akar penjajahan Palestina pertama yang diinisiasi komunitas anak muda Baik Berisik di Maluku.


Doktor bidang komunikasi sekaligus Direktur Smart 171, Maimon Herawati, hadir memaparkan sejarah Deklarasi Balfour dan peran kolonial Inggris dalam membuka jalan bagi penjajahan Palestina.


“Penjajahan Israel gak lahir dari konflik agama, tapi dari proyek politik kolonial yang dirancang sejak dulu. Palestina tidak tiba-tiba dijajah. Itu melibatkan kekuatan global, regulasi internasional, dan perampasan hak penduduk asli secara sistematis.” ujar Maimon dalam sesi pemaparan.


Forum yang diikuti 26 peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari mahasiswa Universitas Pattimura, komunitas studi dan jurnalistik, hingga pelajar sekolah menengah itu juga berdiskusi menyoroti bagaimana narasi Zionisme pelan-pelan masuk ke ruang sehari-hari, “Jika Palestina tidak dipelajari secara serius, kita justru berisiko menjadi korban yang ‘baik’  Malah diam, tak sadar membiarkan ketidakadilan,” tegasnya.


Sehingga perjuangan tak cukup dengan empati, tapi butuh ide, arah, dan kesediaan untuk bergerak bersama. Anak muda berperan jadi motor yang bisa menggerakkan umat.


Hari kedua diisi dengan sesi Mengenal Para Pejuang Pembebasan Palestina. Sesi ini mengulas dimensi spiritual dalam perjuangan rakyat Palestina. Para peserta diajak memahami bagaimana hubungan para pejuang dengan Allah dan Al-Qur’an menjadi sumber daya utama dalam menghadapi penindasan berkepanjangan.


Selain diskusi, kegiatan dilengkapi dengan sesi edukatif-interaktif seperti sambung ayat Al-Qur’an, permainan edukasi peta Palestina, dan simulasi simbolik perlawanan terhadap ideologi penindasan. Metode ini dinilai membantu peserta, khususnya pelajar, untuk memahami isu Palestina secara lebih konkret dan membumi.


Sejumlah peserta mengaku memperoleh perspektif baru. Bagi sebagian pelajar, isu Palestina sebelumnya terasa jauh dan abstrak, namun melalui forum ini mulai “ngeh” bahwa ini kelindan sejarah, isu keadilan, dan kini jadi tanggung jawab bersama.


Kegiatan ditutup dengan refleksi tentang posisi generasi muda dalam perjuangan kemanusiaan global. “Kemenangan Palestina akan tiba. Pertanyaannya bukan kapan, tetapi apakah kita memilih terlibat atau hanya jadi penonton,” ujar Mala Angkotasan, perwakilan panitia, dalam penutupan kegiatan.


Forum edukasi ini menjadi bagian dari rangkaian 200 Titik Edukasi di 20 wilayah Indonesia dalam rangka meningkatkan awareness sekaligus wujud bakti 1 Dekade Smart 171. Sepanjang Januari Smart 171 memulai langkah ini dengan kegiatan di Baik Berisik Bogor, Bogor SJP, Baik Berisik Jakarta, Baik Berisik Banten, UNJ SJP, UIN Jakarta SJP, dan Baik Berisik Maluku.

Bagikan

Baca Berita Terbaru Lainnya