Hamas Sambut Positif Konferensi Internasional di New York, Tekankan Hak untuk Melawan Pendudukan

Hamas Sambut Positif Konferensi Internasional di New York, Tekankan Hak untuk Melawan Pendudukan

01 Aug 2025 - Berita

Hamas menyatakan sambutan positif atas hasil konferensi internasional tingkat tinggi yang diselenggarakan di New York untuk membahas isu Palestina. Dalam pernyataan resminya, Hamas menyebut bahwa posisi yang diungkapkan selama konferensi tersebut merupakan “perkembangan penting dan dukungan krusial bagi perjuangan rakyat Palestina dan aspirasi nasional mereka.”

Hamas menegaskan bahwa pihaknya memantau dengan cermat setiap inisiatif internasional yang berpotensi menjadi langkah maju menuju pemulihan hak-hak sah rakyat Palestina, termasuk pembentukan negara Palestina merdeka tanpa prasyarat.

“Pengakuan terhadap negara Palestina yang berdaulat penuh merupakan hasil dari perlawanan nasional yang berkelanjutan dan mencerminkan penghormatan terhadap hukum internasional,” bunyi pernyataan resmi Hamas.

Gerakan itu menegaskan bahwa hak atas kedaulatan dan pembentukan negara merupakan hak yang melekat dan tidak dapat dicabut maupun dikompromikan.

Hak untuk Melawan Pendudukan

Dalam pernyataannya, Hamas kembali menegaskan bahwa perlawanan bersenjata dan kepemilikan senjata adalah hak hukum dan nasional selama pendudukan Israel terus berlangsung.

Gerakan itu mengutip hukum internasional dan konvensi PBB yang mengakui hak masyarakat yang diduduki untuk melawan penjajahan dengan berbagai cara.

Hamas menambahkan bahwa penyerahan senjata hanya dapat dipertimbangkan setelah seluruh hak nasional Palestina — termasuk pembentukan negara berdaulat dan kembalinya pengungsi — benar-benar terwujud.

Seruan kepada Komunitas Internasional

Pernyataan Hamas juga menyerukan kepada komunitas internasional agar mengambil langkah nyata untuk menghentikan genosida dan pembersihan etnis yang tengah dilakukan terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza dan Tepi Barat.

Gerakan itu menegaskan bahwa setiap inisiatif internasional yang serius harus dimulai dengan penghentian segera agresi Israel, diikuti oleh akhir dari pendudukan sepenuhnya atas tanah Palestina.

“Alih-alih terlibat dalam normalisasi atau perjanjian dengan rezim penjajah,” kata Hamas, “masyarakat internasional harus mengisolasi Israel dan menuntut para pemimpinnya di pengadilan internasional atas kejahatan perang.”

Penegasan Nilai dan Prinsip

Menutup pernyataannya, Hamas menegaskan bahwa perjuangan Palestina bukan sekadar persoalan politik atau nasional, melainkan masalah keadilan kemanusiaan universal.

Gerakan itu menyerukan agar negara-negara di dunia mengadopsi posisi yang berprinsip, konsisten dengan hukum internasional, keadilan, dan hak asasi manusia.

Bagikan

Baca Berita Terbaru Lainnya