Jelang Hari Raya Yahudi, Kelompok Ekstremis "Bait Suci" Memprovokasi Penyerbuan dan Pentiupan Shofar di Masjid Al-Aqsa

Jelang Hari Raya Yahudi, Kelompok Ekstremis "Bait Suci" Memprovokasi Penyerbuan dan Pentiupan Shofar di Masjid Al-Aqsa

11 Sep 2026 - Berita

Pelanggaran Talmudis terus berlangsung di Masjid Al-Aqsa di tengah provokasi kelompok ekstremis Temple Mount yang mengajak peniupan terompet Shofar di pelataran Al-Aqsa pada hari Ahad nanti, bertepatan dengan Tahun Baru Yahudi (Rosh Hashanah).


Puncak perayaan ini diperkirakan memicu eskalasi aksi, termasuk seruan penyerbuan warga ilegal Israel secara masif ke kompleks Masjid Al-Aqsa untuk melakukan peniupan Shofar dan pelaksanaan ritual Talmud di area Gerbang Rahmat (Bab al-Rahma).


Langkah-langkah ini jadi bagian dari upaya sistematis untuk mengubah identitas serta status keagamaan, sejarah, dan hukum Masjid Al-Aqsa. Jadi nanti, kalau Yahudi mau buat perayaan hari besar, bisa di Masjid Al Aqsa secara legal!


Kekhawatiran tidak berhenti pada Rosh Hashanah. Sebab musim hari raya Yahudi berlangsung hingga awal Oktober juga mencakup Yom Kippur dan Sukkot. Maka warga Palestina khawatir periode tersebut dimanfaatkan untuk meningkatkan penerobosan dan semakin menormalisasi ritual Yahudi di dalam kompleks Masjid Al-Aqsa.


Untuk menanggapi ancaman tersebut, tokoh-tokoh dan aktivis Palestina di Yerusalem menyerukan Kampanye "Panggilan Al-Aqsa" (Aqsa Call), dengan cara Ribath (penjagaan) dan Nafir (mobilisasi umum) untuk mendatangi serta memadati kompleks Masjid Al-Aqsa guna menggagalkan rencana para warga ilegal Israel!


#AqsaCall #AqsaCriesOut

Bagikan

Baca Berita Terbaru Lainnya