Kondisi Tahanan Palestina di Penjara Israel Capai Tingkat Paling Parah
12 Jan 2026 - Berita
Seorang pengacara hak asasi manusia Palestina memperingatkan bahwa kondisi yang dihadapi para tahanan Palestina di penjara penjara Israel telah mencapai tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya dan menggambarkan situasi saat ini sebagai yang paling parah dalam sejarah gerakan tahanan
Khaled Mahajneh pengacara di Komisi Urusan Tahanan dan Mantan Tahanan Palestina mengatakan bahwa otoritas penjara Israel telah meningkatkan pelanggaran sistematis sejak dimulainya perang Israel di Jalur Gaza pada 7 Oktober 2023
Berbicara kepada Palestine Online Mahajneh menjelaskan kebijakan terorganisir yang menargetkan kesejahteraan fisik dan psikologis para tahanan serta martabat dasar manusia mereka
Menurut Mahajneh pelanggaran tersebut jauh melampaui tindakan hukuman rutin dan kini mencakup perlakuan buruk yang meluas penyiksaan dan penolakan hak hak mendasar
Mahajneh mengatakan bahwa anak anak Palestina menanggung dampak terberat dari kondisi yang memburuk Ia memperkirakan bahwa sekitar 350 anak di bawah umur saat ini ditahan di penjara penjara Israel terutama di fasilitas Megiddo dan Ofer
Ia melaporkan bahwa tahanan anak anak ditahan di bagian bagian yang sangat padat dan kekurangan fasilitas kebersihan dasar nutrisi yang memadai pakaian yang layak dan perawatan medis
Kondisi kondisi ini telah berkontribusi pada penyebaran penyakit menular sementara pihak berwenang penjara terus menolak memberikan perawatan yang diperlukan
Mahajneh menggambarkan pengabaian medis yang terus berlanjut sebagai kebijakan yang disengaja bukan insiden terisolasi
Pengacara tersebut mengatakan bahwa pelanggaran tersebut meluas ke seluruh populasi penjara Lebih dari 9300 tahanan Palestina termasuk perempuan saat ini ditahan di penjara penjara Israel angka yang tidak termasuk ribuan tahanan yang dilaporkan ditahan di kamp kamp militer Israel tanpa akses ke perwakilan hukum atau informasi yang jelas tentang status mereka
Banyak tahanan ditahan di bawah penahanan administratif tanpa dakwaan atau pengadilan dan beberapa di antaranya ditolak kunjungan keluarga dan akses hukum untuk jangka waktu yang lama
Mahajneh mengatakan kondisi penjara telah memburuk tajam sejak Oktober 2023 dengan menyebutkan penyitaan barang barang pribadi penutupan kantin penjara dan pengurangan jatah makanan
Ia juga melaporkan insiden pemukulan berat penghinaan dan kematian dalam tahanan serta tuduhan luas tentang pengakuan paksa dan tekanan psikologis selama interogasi
Mahajneh mengatakan bahwa tahanan anak khususnya menghadapi trauma psikologis yang berkepanjangan sering ditangkap selama penggerebekan malam hari diikat diisolasi dari keluarga mereka dan diinterogasi tanpa perlindungan hukum
Ia memperingatkan bahwa praktik praktik tersebut melanggar standar hukum internasional termasuk Konvensi Hak Anak dan Konvensi Jenewa
Ia menyatakan bahwa otoritas Israel sepenuhnya bertanggung jawab atas keselamatan dan kesejahteraan semua tahanan dan menyerukan kepada organisasi internasional dan hak asasi manusia untuk mengambil tindakan segera
Tuntutannya meliputi pemberian izin untuk penyelidikan independen terhadap kondisi penjara mengakhiri penyiksaan dan pengabaian medis serta mengamankan pembebasan tahanan anak anak