Pasukan Israel Kepung dan Bakar Rumah dari 30 Keluarga Palestina di Tubas, Tepi Barat
11 Mar 2026 - Berita
Apartheid di Tepi Barat terus berlangsung. Kasusnya seringkali mencakup penggrebekan, penghancuran rumah, pengusiran warga Palestina, untuk kemudian memperluas wilayah untuk warga ilegal Israel.
Selasa (10/3), pasukan Israel bersama kelompok warga ilegal Israel dilaporkan telah mengepung 30 keluarga Palestina di Kota Tubas, Tepi Barat. Israel menutup seluruh jalan serta akses menuju Desa Atouf. Akibatnya, sekitar 180 warga Palestina terjebak dalam pengebungan brutal.
Menurut pejabat urusan Lembah Yordan di Pemerintah Tubas, Mu'taz Bisharat, pengepungan tersebut berdampak pada lebih dari 12.000 ekor ternak yang akibatnya tidak dapat akses air. Selain itu, ribuan dunum lahan pertanian terancam rusak karena pemiliknya tidak dapat menjangkaunya.
Parahnya, dalam malam yang sama, kelompok warga ilegal Israel telah membakar sekitar 22 bangunan rumah dan pertanian di Khirbet Yarza, Tubas. Pembakaran dilakukan setelah pengusiran paksa warga Palestina yang tinggal di wilayah tersebut.
Mu'taz memperingatkan bahwa situasi ini berpotensi lahirnya peristiwa “Nakba Baru” jika tidak ada tindakan segera untuk melindungi warga Palestina di wilayah tersebut.
Secara keseluruhan, menurut data resmi Palestina, serangan pasukan Israel dan warga ilegal Israel di Tepi Barat sejak 8 Oktober 2023 telah menyebabkan 1.125 warga Palestina terbunuh, sekitar 11.700 orang terluka, serta hampir 22.000 orang ditangkap.