Israel Cegat Semua Kapal Sumud Flotilla Gaza
20 May 2026 - Berita
Pasukan Israel mencegat kapal terakhir menuju Jalur Gaza. Kapal tersebut bernama Lina al-Nablusi, bagian dari Global Sumud Flotilla.
Menurut penyelenggara, Armada Kebebasan Gaza, insiden terjadi di perairan internasional. Sebanyak enam orang awak kapal telah diculik oleh Israel. Pihak penyelenggara menuntut pembebasan segera seluruh awak kapal.
Melalui unggahan di X, kelompok tersebut memberikan penjelasan. Kapal itu adalah armada terakhir yang berlayar menuju Gaza. Pekan lalu, lebih dari 50 kapal berangkat dari Turki. Mereka memulai pelayaran dari kota pelabuhan Marmaris.
Penyelenggara menyebut ini sebagai tahap akhir perjalanan. Misi utamanya adalah menembus blokade Israel di Palestina. Namun, pasukan Israel mulai menyerbu kapal-kapal tersebut. Penyerbuan terjadi di perairan internasional dekat pantai Siprus. Peristiwa pengadangan ini dimulai pada hari Senin. Pasukan Israel juga menculik para aktivis di sana.
Beberapa negara mengutuk keras serangan Israel tersebut. Menteri luar negeri dari sepuluh negara mengeluarkan pernyataan bersama. Negara-negara itu adalah Turki, Spanyol, Yordania, dan Pakistan. Selain itu ada Bangladesh, Brasil, Indonesia, dan Kolombia. Libya serta Maladewa juga ikut menandatanganinya.
Mereka mengecam keras tindakan pasukan Israel tersebut. Menurut mereka, aksi Israel adalah pelanggaran hukum internasional. Tindakan itu juga melanggar hukum humaniter internasional.