Yuval Noah Harari: Netanyahu "Keledai" yang Membawa Israel Menuju Kehancuran
12 Sep 2026 - Berita
Kritik keras kembali menghantam internal Israel dari kalangan akademisi. Sejarawan dan penulis ternama asal Israel, Yuval Noah Harari, melancarkan serangan menohok terhadap rezim Netanyahu. Beliau sebut kepemimpinan ekstremis tersebut bertanggung jawab atas "bencana terbesar dalam sejarah Israel" serta menyeret entitas Zionis ke dalam jurang isolasi internasional dan kehancuran politik.
Dalam artikelnya yang dimuat harian kabar Hebrew Yedioth Ahronoth bertajuk “Singa-Singa yang Dipimpin Para Keledai”, Harari menggambarkan empat tahun masa pemerintahan Netanyahu sebagai periode paling kelam. Beliau membeberkan bagaimana Netanyahu terus membuat kegagalan fatal.
Harari mengungkapkan bahwa sembilan bulan sebelum peristiwa 7 Oktober, lembaga keamanan internal, termasuk mantan Menteri Perang Yoav Gallant, mantan Kepala Shin Bet Ronen Bar, serta intelijen militer telah memberikan peringatan bahaya yang nyata. Namun, Netanyahu memilih mengabaikannya demi memuluskan ambisi politik internal dan perombakan sistem peradilan.
Harari menegaskan bahwa genosida Israel di Gaza serta pembukaan front serangan ke Lebanon dan Iran sama sekali tidak menghasilkan stabilitas politik. H*s tetap bertahan di Gaza, Hizbullah terus memulihkan kekuatannya, dan ancaman terhadap entitas Zionis justru makin meluas tanpa tujuan politik yang jelas.
Netanyahu dinilai telah membuang habis simpati global. Tindakan brutalnya justru memicu pengucilan diplomasi hingga menciptakan jarak bahkan dari sekutu terdekatnya, Amerika Serikat.
Mendekati pemilu yang dijadwalkan pada 27 Oktober mendatang, Harari menyerukan kepada warga Israel untuk memanfaatkan momen tersebut demi menyingkirkan "para keledai", yakni Netanyahu dan sekutunya. Kritik internal dari figur bereputasi global ini jadi bukti sahih bahwa genosida yang dilancarkannya saat ini tidak hanya menghancurkan Gaza, tetapi juga memicu implosi dan kebangkrutan politik dari dalam tubuh Israel itu sendiri.