Berkah Ramadan, Enam Korban Gaza Akhirnya Dapat Kaki Palsu

Berkah Ramadan, Enam Korban Gaza Akhirnya Dapat Kaki Palsu

07 Apr 2026 - Press Release

Ramadan tahun ini berbeda bagi warga Gaza. Enam warga Gaza yang kehilangan kaki akibat serangan Israel ini akhirnya mendapat kaki palsu yang diberikan SMART 171 lewat program “Artificial Limbs”. Program ini memang ditujukan sebagai upaya pemulihan bagi korban luka permanen akibat perang.


Di Gaza, banyak penyintas harus menunggu lama untuk mendapatkan kaki palsu. Jangankan kaki palsu, sekedar obat esensial seperti pereda nyeri dan antibiotik saja pernah jadi barang super langka. Apalagi alat seperti alat seperti prostesis. Bukan hanya mahal, akses ke layanan ortopedi juga sangat terbatas.


Rumah sakit rusak, alat kurang, tenaga medis jauh dari cukup. Akibatnya, mereka yang diamputasi kadang menunggu bulanan atau tahunan hanya untuk satu kaki buatan yang memungkinkan mereka berjalan lagi.


“Alhamdulillah, wasilah program SMART 171, enam saudara kita yang selama ini hidup dengan keterbatasan bisa merasakan perubahan. Lewat proses panjang pemeriksaan, kaki palsu yang mereka terima dibuat sesuai kebutuhan masing-masing,” Kata Dr. Maimon Herawati selaku Direktur SMART 171. Ia melanjutkan, “6 ini memang angka yang masih kecil, semoga Allah memberikan jalan agar lebih banyak lagi saudara kita yang bisa dapatkan prostetis”.


Dr. Maimon juga menyampaikan 6 korban tersebut terpaksa diamputasi karena ledakan hampir 2 tahun silam dan selama ini sulit beraktivitas. Ada juga yang diamputasi karena luka parah yang tak tertangani lantaran layanan kesehatan runtuh.


Setelah Israel genosida pada 7 Oktober 2023, praktis kehidupan seluruh warga Gaza berubah. Yang masih memiliki anggota tubuh lengkap saja kehilangan pekerjaan, apalagi korban yang kehilangan anggota tubuh. Mereka merasakan sakit, aktivitas sederhana seperti pergi mandi ke toilet umum pun sukar dilakukan. Tanpa alat bantu, hidup mereka sangat bergantung pada keluarga.


Masalah seperti ini masih jadi tantangan besar di Gaza. Organisasi kemanusiaan mencatat kebutuhan prostetik semakin meningkat tiap tahun, seiring dengan makin banyaknya korban amputasi. Sayangnya, distribusi alat ini terus tersendat oleh kendala medis, blokade logistik, dan harga produksi yang tinggi.


Di Gaza, tempat segala hal terasa sulit, kaki palsu jelas membantu, memberi mereka hak untuk melangkah sekali lagi.

Bagikan

Baca Berita Terbaru Lainnya