Konsolidasi Menembus Blokade Gaza (MBG), SMART 171 Ambil Peran Kunci
07 Apr 2026 - Press Release
Konsolidasi terbaru untuk Menembus Blokade Gaza (MBG) dilaksanakan dalam forum Rembug Nasional di AQL Islamic Center Jakarta pada Sabtu sore (28/3). SMART 171 turut hadir dan menjadi salah satu peserta dari puluhan NGO, tokoh nasional, dan pegiat kemanusiaan dari berbagai penjuru Indonesia. Forum ini jadi bagian dari gerakan internasional “Global Sumud Flotilla”, gerakan sipil internasional terbesar yang bertujuan mengirimkan bantuan kemanusiaan langsung ke Gaza.
Dr. Maimon Herawati, Direktur SMART 171 yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) hadir sebagai pembicara. Dalam pemaparannya, Dr. Maimon menyoroti antusiasme masyarakat Indonesia yang luar biasa tinggi. “Sudah ada 9.000 orang yang mendaftar, tapi tidak semua bisa berangkat karena keterbatasan kapal dan logistik. Total sekitar 150 orang dari Indonesia, mereka datang dari berbagai latar belakang, ada tenaga medis, relawan, aktivis kemanusiaan.” jelasnya.
Ia juga memberikan berbagai update situasi dan kondisi dari Global Sumud Flotilla (GSF) pusat. Ia menguraikan bahwa para peserta akan berangkat secara bertahap dari beberapa pelabuhan di Eropa, seperti Spanyol, Italia, Yunani, hingga Turki. Keberangkatan dilakukan sepanjang April 2026.
Rembug Nasional yang diinisiasi oleh Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) bersama sejumlah mitra strategis ini dibuka oleh Ustadz Bachtiar Nasir dan dimoderatori oleh Chikita Fawzi. Dalam sambutannya, Bachtiar Nasir mengingatkan bahwa gerakan kemanusiaan tak cukup hanya dengan empati. Butuh beregerak dengan ikhlas, “Kemenangan tidak diberikan kepada penonton, tapi kepada yang beriman dan berakal bergerak. Bekal terbaik adalah taqwa, dimulai dari ikhlas”.
Ia juga mengingatkan tentang perintah Allah kepada Nabi Musa agar masuk dengan iman dan taqwa, tidak diminta masuk dengan harta benda ataupun senjata. “Kitab suci Qur'an itu prediktif dan bisa melihat pola. Landasan perjalanan kita sebagai Muslim dari Indonesia yaitu dari Surah Al-Maidah ayat 21. Allah memerintahkan Nabi Musa masuklah dengan iman dan taqwa. Kalau kamu masuk pasti menang kata Allah.”
Turut hadir Ustadz Husein Gaza yang memaparkan semangat untuk terus fokus pada pembelaan Masjidil Aqsa, Gaza, dan Palestina. Ajakan slogan untuk terus membela Aqsa diteriakkan, "Birruh biddam, nafdika ya Aqsa". Beliau juga mengutip hadits bagaimana seorang Muslim seharusnya mulai dari empati, sayang, hingga cinta dengan sesama saudara Muslim lainnya. "Ibarat satu tubuh yang terluka, sekujur badan akan merasakan tidak enak atau sakitnya".
Rembug nasional ini jelas membawa momentum penting. Ada kebutuhan mendesak untuk membangun sinergi dan memperkuat kolaborasi lintas lembaga. Semua pihak ingin jaminan: akses bantuan untuk Gaza tak hanya bisa masuk, tapi sanggup diperjuangkan secara berkelanjutan dan terukur.