SMART 171 Gandeng Mitra Lokal Pastikan Dapur Pengungsi Tetap Mengepul
07 Apr 2026 - Press Release
Ratusan keluarga pengungsi di Gaza mendapatkan paket sembako pada Maret 2026. SMART 171 menggandeng mitra lokal agar bantuan benar-benar sampai di tangan para pengungsi yang paling rentan dan paling membutuhkan.
Akses pangan tetap terbatas, dan genosida Israel yang berlarut-larut membuat sebagian besar keluarga tidak lagi bisa memenuhi kebutuhan dasar mereka. Seringkali bantuan dari luar Gaza jadi satu-satunya penopang banyak keluarga, sebab tak ada lagi pekerjaan tersisa di sana.
“Setiap keluarga mendapatkan paket sembako yang cukup untuk beberapa hari hingga satu pekan, bergantung pada jumlah anggota keluarga. Semoga Allah cukupkan, panjang manfaatnya. Ini wujud cinta dari saudara di Indonesia.” Kata Dr. Maimon Herawati, Direktur SMART 171.
SMART 171 telah rutin melaksanakan program Food Parcel. Bahan pokok yang terdapat dalam satu paketnya memuat kebutuhan pokok seperti beras, minyak, tepung, dan kebutuhan sehari-hari lain yang memang paling dicari para pengungsi. Sasaran utamanya adalah pengungsi yang kini terpaksa tinggal di tenda dengan berbagai keterbatasan, dari air bersih sampai suplai makanan yang sangat tipis.
Cerita dari lapangan, banyak keluarga datang ke pos distribusi setelah berhari-hari bertahan dengan apa yang ada, atau bahkan sama sekali tanpa makanan yang layak. Blokade Israel masih jadi penghalang utama kelangkaan bahan pangan, akibatnya harga kebutuhan pokok masih sangat tinggi di Gaza.
Seharusnya gencatan senjata, tapi Israel masih terus melakukan serangan ke Gaza sebagaimana diberitakan Al-Jazeera. Korban jiwa terus berjatuhan. Kementerian Kesehatan Gaza memperkirakan ada setidaknya 488 orang gugur sejak deklarasi gencatan senjata 10 Oktober lalu. Total 71.662 orang dibunuh Israel sejak dimulainya genosida pada 7 Oktober 2023.