18.500 Pasien dan Korban Luka di Gaza Menunggu Evakuasi Medis Darurat
01 Mar 2026 - Berita
Juru bicara Sekretaris Jenderal PBB, Stéphane Dujarric, memperingatkan bahwa lebih dari 18.500 pasien dan orang terluka di Jalur Gaza, termasuk sekitar 4.000 anak-anak, masih sangat membutuhkan evakuasi medis segera untuk menerima perawatan di luar wilayah tersebut, di tengah hampir runtuhnya sistem perawatan kesehatan dan pembatasan pergerakan pasien yang masih berlangsung.
Ia mencatat bahwa pembatasan penyeberangan, dikombinasikan dengan keterlambatan serius dalam prosedur koordinasi medis, akan membahayakan ribuan nyawa. Banyak pasien menghadapi kondisi yang memburuk dengan cepat karena kurangnya kemampuan medis yang memadai di Gaza.
Dujarric menjelaskan bahwa daftar kasus evakuasi mendesak mencakup mereka yang terluka dalam serangan udara dan operasi militer; pasien kanker yang protokol pengobatannya terganggu; dan individu yang menderita gagal ginjal serta kondisi medis kompleks yang tidak dapat diobati secara lokal karena kekurangan peralatan dan perlengkapan medis.
Ia menambahkan bahwa rumah sakit yang masih berfungsi beroperasi melebihi kapasitas dan menghadapi kekurangan obat-obatan juga bahan bakar yang kritis. Sehingga semakin memperburuk krisis kesehatan, terutama di unit perawatan intensif dan bangsal neonatal.
Ia menyerukan percepatan prosedur evakuasi medis dan pembukaan koridor aman untuk kasus-kasus kritis guna memastikan hak pasien atas perawatan dan menyelamatkan nyawa.
Sumber : The Palestinian Information Center