Amerika Serang Venezuela, Ledakan Terdengar di Caracas
16 Feb 2026 - Berita
Amerika Serikat telah melancarkan operasi militer terhadap Venezuela yang mengakibatkan ledakan terdengar di ibu kota Caracas pada Sabtu dini hari (3/1), menurut laporan media internasional. Serangan ini terjadi di tengah kondisi ketegangan yang meningkat secara regional dan global.
Suara ledakan dicatat di beberapa titik di Caracas, termasuk dekat pangkalan militer besar, ketika pesawat terbang rendah dan tembakan terdengar, disertai kepulan asap di beberapa bagian kota. Situasi di lapangan masih berkembang dan akses informasi terhadap wilayah terdampak terbatas. Laporan awal juga menyebutkan adanya kekacauan dan ketakutan di antara warga sipil setempat.
Pemerintah Venezuela mengecam keras serangan itu, menyebutnya sebagai agresi militer terhadap kedaulatan negara. Caracas menyatakan bahwa tindakan AS merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional dan menegaskan bahwa Venezuela berhak mempertahankan dirinya sendiri. Pernyataan resmi dari kantor kepresidenan Venezuela segera dirilis menyusul kejadian tersebut, dengan seruan untuk tetap tenang di tengah keadaan darurat nasional.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump melalui media sosial menegaskan bahwa operasi militer itu adalah bagian dari “tindakan defensif” dan diklaim bertujuan mencapai tujuan strategis tertentu. Trump juga mengklaim penguasaan terhadap beberapa pejabat tinggi pemerintahan Venezuela, meskipun klaim tersebut belum bisa diverifikasi secara independen oleh media.
Venezuela dikenal secara konsisten menjadi salah satu pendukung vokal perjuangan rakyat Palestina di berbagai forum internasional. Presiden Nicolás Maduro dan pejabatnya telah berulang kali menyatakan solidaritas terhadap rakyat Palestina, mendesak penghentian kekerasan di Jalur Gaza, menuntut penghormatan terhadap hak‑hak Palestina, serta mendukung kedaulatan dan pembentukan negara Palestina merdeka sesuai dengan resolusi PBB.
Posisi tersebut juga tercermin dalam pernyataan pemerintah Venezuela yang menyerukan kepada komunitas global untuk terus memobilisasi dukungan bagi Palestina sampai hukum internasional ditegakkan, termasuk pelaksanaan resolusi PBB yang menuntut penarikan dari wilayah yang diduduki.
Respons global terhadap serangan militer AS terhadap Venezuela terus mengalir. Sejumlah negara Amerika Latin mendesak agar konflik diselesaikan melalui jalur diplomatik dan dalam kerangka hukum internasional, dengan beberapa negara menyerukan sidang darurat di Dewan Keamanan PBB. Situasi masih berkembang, dan detail lebih lanjut mengenai korban, dampak sipil, serta reaksi diplomatik internasional akan diperbarui kemudian.