Angin Kencang dan Hujan Lebat Robohkan Ribuan Tenda Pengungsi di Jalur Gaza

Angin Kencang dan Hujan Lebat Robohkan Ribuan Tenda Pengungsi di Jalur Gaza

01 Jan 2026 - Berita

Angin kencang disertai hujan lebat melanda sejumlah wilayah di Jalur Gaza pada hari ini, mengakibatkan ribuan tenda pengungsi Palestina roboh dan terendam banjir. Peristiwa ini memperparah krisis kemanusiaan yang telah berlangsung sejak dimulainya ofensif Israel di wilayah tersebut.

Air hujan menggenangi tenda-tenda di daerah dataran rendah, sementara hembusan angin kuat mencabut tenda lainnya dari tanah. Kondisi ini memaksa banyak keluarga, termasuk anak-anak, bertahan di ruang terbuka di tengah cuaca dingin. Upaya warga untuk mengamankan tenda tidak membuahkan hasil akibat kuatnya angin dan intensitas badai.

Jalur Gaza saat ini terdampak sistem tekanan rendah kutub, dengan kecepatan angin dilaporkan mencapai hingga 100 kilometer per jam dan disertai hujan deras.

Ratusan ribu warga Palestina yang mengungsi terpaksa tinggal di tenda-tenda rusak yang tidak memberikan perlindungan memadai dari dingin dan hujan. Situasi tersebut diperburuk oleh kelangkaan bahan pemanas serta pakaian musim dingin.

Menurut Pertahanan Sipil Palestina, sejak awal Desember, badai musim dingin telah menyebabkan sedikitnya 25 warga Palestina meninggal dunia, termasuk enam anak-anak yang tewas akibat cuaca dingin ekstrem. Korban lainnya dilaporkan meninggal akibat bangunan runtuh atau terjatuh ke dalam lubang penampungan air hujan dan sumur.

Berdasarkan data sebelumnya dari Kantor Media Pemerintah Gaza, badai juga berdampak pada lebih dari 250 ribu pengungsi dari sekitar 1,5 juta orang yang saat ini tinggal di tenda dan tempat penampungan darurat yang tidak memenuhi standar perlindungan dasar.

Bagikan

Baca Berita Terbaru Lainnya

Join Us!