Warga Palestina di Gaza Sambut Tahun Baru dengan Duka
Warga Palestina di Gaza Sambut Tahun Baru dengan Duka

Warga Palestina di Gaza Sambut Tahun Baru dengan Duka

16 Feb 2026 - Berita

Warga Palestina di Jalur Gaza menyambut Tahun Baru 2026 tanpa perayaan, di tengah kelelahan dan kesedihan akibat krisis kemanusiaan yang berkepanjangan sejak konflik bersenjata pecah pada Oktober 2023.

Sebagian besar infrastruktur di Gaza dilaporkan hancur, sementara pasokan listrik masih sangat terbatas. Ratusan ribu warga terpaksa tinggal di tenda-tenda darurat setelah berulang kali mengungsi selama hampir dua tahun terakhir. Di wilayah yang dihuni lebih dari dua juta penduduk tersebut, kondisi kehidupan yang sulit menjadi pemandangan sehari-hari.

Seorang warga pengungsi di Kota Gaza, Hanaa Abu Amra, mengatakan bahwa warga Gaza menjalani kehidupan yang penuh penderitaan tanpa kepastian. Ia menyatakan harapan agar situasi tersebut dapat berakhir pada 2026 dan kehidupan normal dapat kembali, termasuk tersedianya listrik serta berkurangnya tenda-tenda pengungsian di sepanjang jalan.

Warga lainnya, Shireen Al-Kayali, menyebut tahun 2025 diwarnai oleh kehilangan dan ketakutan yang berkelanjutan. Ia mengatakan banyak warga kehilangan anggota keluarga dan harta benda, serta harus berpindah dari satu wilayah ke wilayah lain di tengah serangan dan situasi keamanan yang tidak menentu.

Sementara itu, organisasi kemanusiaan medis internasional Doctors Without Borders (MSF) mendesak Israel untuk mengizinkan mereka melanjutkan operasi kemanusiaan di Gaza dan Tepi Barat yang diduduki pada 2026. Dalam pernyataan kepada AFP, MSF meminta otoritas Israel memastikan pendaftaran organisasi tersebut dan lembaga swadaya masyarakat internasional lainnya agar dapat terus memberikan bantuan medis di wilayah tersebut.

Bagikan

Baca Berita Terbaru Lainnya