Hamas Memperkenalkan Jubir Baru, Mengkonfirmasi Syahidnya Abu Ubaida
Hamas Memperkenalkan Jubir Baru, Mengkonfirmasi Syahidnya Abu Ubaida

Hamas Memperkenalkan Jubir Baru, Mengkonfirmasi Syahidnya Abu Ubaida

16 Feb 2026 - Berita

Brigade Izz al-Din al-Qassam, sayap militer Hamas, memperkenalkan juru bicara militer baru setelah pendahulunya, Abu Obeida, tewas dalam serangan udara Israel di Kota Gaza pada Agustus lalu.

Dalam pernyataan rekaman yang disiarkan media Arab, juru bicara baru itu untuk pertama kalinya mengungkap identitas Abu Obeida sebagai Huthaifa Samir al-Kahlout, yang juga dikenal dengan nama samaran Abu Ibrahim. Juru bicara pengganti akan tetap menggunakan nama samaran Abu Obeida, sementara identitas pribadinya tidak diungkapkan.

Pernyataan tersebut juga menyampaikan duka atas kematian al-Kahlout, yang disebut telah menjadi juru bicara militer Hamas selama lebih dari dua dekade. Selama periode itu, Abu Obeida dikenal kerap menyampaikan pembaruan situasi militer, mengumumkan penangkapan tentara Israel, serta mengeluarkan peringatan kepada Israel dan sekutunya, terutama pada masa konflik bersenjata. Pengaruhnya meningkat setelah serangan yang dipimpin Hamas pada Oktober 2023.

Dalam kesempatan yang sama, juru bicara baru mengonfirmasi kematian dua pemimpin senior Hamas lainnya, yakni Mohammed al-Sinwar, mantan komandan al-Qassam yang tewas pada Mei, serta Raed Saad yang dilaporkan tewas pada awal Desember.

Abu Obeida pertama kali muncul di hadapan publik pada 2004 saat operasi militer Israel di Gaza utara. Ia kemudian menjadi figur utama komunikasi militer Hamas, termasuk saat mengumumkan penangkapan tentara Israel Gilad Shalit pada 2006 dan Shaul Aron pada 2014.

Al-Kahlout lahir pada pertengahan 1980-an dari keluarga yang mengungsi sejak peristiwa Nakba 1948. Israel menyebutnya sebagai salah satu target utama dan mengklaim ia tewas dalam serangan udara pada Agustus 2025.

Pada April 2024, Departemen Keuangan Amerika Serikat menjatuhkan sanksi terhadap al-Kahlout dengan tuduhan memimpin operasi perang informasi dan pengaruh siber Hamas.

Bagikan

Baca Berita Terbaru Lainnya