Hari Pertama Sekolah Wafaa di Gaza Menjadi Hari Terakhir Hidupnya
06 Sep 2026 - Berita
Setelah bertahun-tahun genosida Israel dan pengusiran massal warga Palestina telah mengganggu pendidikan anak-anak di Gaza, Wafaa Yousef Akila akhirnya kembali mengenakan tas sekolah dan memulai tahun ajaran baru pada Ahad.
Pagi itu, Wafaa masih menjadi seorang siswi. Ia pergi ke sekolah, duduk di kelas dan memulai kembali kehidupan yang seharusnya menjadi keseharian setiap anak, belajar, bermain, dan menyimpan mimpi tentang masa depan. Namun, Wafaa tak pernah kembali ke sekolah untuk hari keduanya.
Pada Ahad sore, serangan udara Israel menghantam sebuah kendaraan di dekat Persimpangan Hamid, sebelah barat Kota Gaza. Wafaa dan ayahnya, Yousef Akila, dilaporkan syahid dalam serangan tersebut, sementara sejumlah warga lainnya terluka dan dibawa ke Rumah Sakit Al-Shifa.
Menurut sejumlah laporan dari Gaza, Wafaa saat itu pergi bersama ayahnya untuk membeli perlengkapan sekolah setelah menjalani hari pertamanya. Kini tahun ajaran baru tetap berjalan. Anak-anak Gaza lainnya akan kembali memasuki kelas dan membuka buku mereka. Namun satu kursi akan tetap kosong, kursi untuk Wafaa.
Serangan Israel itu terjadi meski kesepakatan gencatan senjata masih berlaku. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Gaza yang dikutip dalam laporan tersebut, sejak gencatan senjata mulai berlaku, 1.344 warga Palestina telah syahid dan 4.481 lainnya terluka akibat serangan dan pelanggaran Israel.