Israel Terus Melanggar Gencatan Senjata, Tembak Satu Orang di Gaza Timur
03 Jan 2026 - Berita
Pasukan penjajah Israel terus melanggar perjanjian gencatan senjata di Jalur Gaza pada hari Sabtu, melakukan beberapa serangan udara, penembakan artileri, dan tembakan yang menargetkan wilayah timur wilayah tersebut, yang mengakibatkan kematian seorang warga Palestina.
Sumber medis mengkonfirmasi bahwa Haroun Nimer Asaad Bahar, berusia dua puluh tujuh tahun, gugur akibat tembakan Israel di dekat halte bus di lingkungan Shujaiya, sebelah timur Kota Gaza.
Sebelumnya, sumber-sumber lokal melaporkan bahwa pesawat Israel melakukan tiga serangan udara di sebelah timur Khan Younis, sementara helikopter dan tank Israel melepaskan tembakan di pinggiran timur kota tersebut.
Pesawat tempur Israel juga melakukan serangan udara di sebelah timur Deir al-Balah di Gaza tengah. Di Kota Gaza, jet tempur menargetkan lingkungan timur dalam serangan udara terpisah.
Kapal-kapal angkatan laut Israel melepaskan tembakan intensif ke laut lepas pantai Rafah. Saksi mata juga melaporkan serangan udara Israel di Rafah, yang bertepatan dengan tembakan hebat dari kendaraan militer Israel di utara kota tersebut.
Semalam, petugas medis di Rumah Sakit al-Shifa mengatakan empat warga Palestina, termasuk seorang wanita dan dua anak, terluka parah setelah sebuah drone Israel menjatuhkan bom di sebuah tenda yang menampung keluarga pengungsi di daerah al-Atatra di Beit Lahia, Gaza utara. Serangan itu diikuti oleh penembakan artileri di daerah yang sama.
Serangan-serangan ini merupakan bagian dari pelanggaran berkelanjutan Israel terhadap perjanjian gencatan senjata yang mulai berlaku pada bulan Oktober. Menurut Kementerian Kesehatan, lebih dari empat ratus warga Palestina telah tewas dan hampir seribu orang terluka sejak gencatan senjata dimulai.