Jurnalis Italia Dipecat setelah Menyoal Tanggung Jawab Israel atas Rekonstruksi Gaza
16 Feb 2026 - Berita
Seorang jurnalis Italia mengungkap bahwa ia dipecat setelah berani mengajukan pertanyaan kritis tentang tanggung jawab rezim pendudukan Israel dalam membangun kembali Gaza, saat konferensi pers Komisi Eropa.
Gabriele Nunziati, koresponden Brussels untuk kantor berita Italia Agenzia Nova, bertanya pada 13 Oktober apakah Israel seharusnya membayar rekonstruksi Gaza, mengingat wilayah tersebut telah dihancurkan secara sistematis oleh agresi militernya, sama seperti sikap Uni Eropa yang menuntut Rusia membiayai rekonstruksi Ukraina.
Ia bertanya langsung kepada juru bicara Komisi Eropa, Paula Pinho:
“Anda berulang kali mengatakan Rusia harus membiayai rekonstruksi Ukraina. Apakah menurut Anda Israel juga harus membiayai rekonstruksi Gaza, mengingat Israel telah menghancurkan sebagian besar Jalur Gaza dan infrastruktur sipilnya?”
Menurut Nunziati, setelah konferensi pers itu, ia menerima beberapa panggilan dari atasannya yang mempertanyakan “kepatutan” pertanyaan tersebut. Dua minggu kemudian, pada 27 Oktober, ia resmi diberhentikan.
Federasi Jurnalis Internasional (IFJ) dan Federasi Jurnalis Eropa (EFJ) mengecam keras pemecatan ini, menyebut tindakan Agenzia Nova sebagai penyensoran terang-terangan terhadap jurnalisme kritis.
Federasi Pers Nasional Italia (FNSI) menegaskan bahwa pemecatan tersebut “tidak dapat diterima,” dan berjanji mendukung Nunziati dalam langkah hukum maupun profesional berikutnya.
“Tidak bisa dibiarkan sebuah pertanyaan, betapapun tidak nyaman bagi pihak tertentu, menjadi alasan seseorang kehilangan pekerjaannya,” ujar FNSI.