Organisasi Masyarakat Sipil di Gaza: Israel Memperluas Wilayah Garis Kuning ke Arah Daerah Pemukiman.
27 Feb 2026 - Berita
Dalam pernyataan pers yang dipantau oleh Palestine Online pada hari Sabtu, Al-Shawa mengkonfirmasi bahwa Israel terus mengendalikan 60% Jalur Gaza.
Mengenai masuknya karavan, Al-Shawa menjelaskan bahwa Israel belum mengizinkan masuknya karavan ke Jalur Gaza, yang memperburuk penderitaan para pengungsi yang tinggal di tenda, terutama mengingat kondisi cuaca dan lingkungan yang berubah-ubah.
Dalam konteks ini, Kantor Media Pemerintah, dalam pemantauannya terhadap pelanggaran protokol kemanusiaan yang sedang berlangsung, menyatakan bahwa jumlah total truk bantuan, komersial, dan bahan bakar mencapai 31.178 dari 72.000, yang mewakili tingkat kepatuhan perjanjian sebesar 43%. Ini termasuk 17.945 truk bantuan, 12.402 truk komersial, dan 861 truk bahan bakar dari 6.000 truk bahan bakar yang seharusnya masuk, yang mewakili tingkat kepatuhan kesepakatan sebesar14%. Rata-rata jumlah truk harian adalah 260.
Kantor Pemerintah menyatakan bahwa 600 truk yang membawa bantuan, barang komersial, dan bahan bakar seharusnya memasuki Jalur Gaza setiap hari, sementara 50 truk bahan bakar (solar, bensin, dan gas LPG) juga seharusnya masuk setiap hari, sesuai dengan protokol kemanusiaan.
Lebih lanjut, Kantor Pemerintah menegaskan bahwa Israel tidak mematuhi jumlah truk yang telah disepakati, tidak mematuhi perjanjian penarikan diri dari Jalur Gaza, dan tidak mengizinkan masuknya material yang diperlukan untuk pemeliharaan infrastruktur.
Sumber : Shehab News