The Guardian: Israel Mutilasi Jenazah Warga Palestina
The Guardian: Israel Mutilasi Jenazah Warga Palestina

The Guardian: Israel Mutilasi Jenazah Warga Palestina

16 Feb 2026 - Berita

The Guardian telah mengungkap rincian mengejutkan seputar pengembalian sedikitnya 135 jasad warga Palestina yang dimutilasi dari pendudukan Israel ke Jalur Gaza.

Laporan itu menyatakan bahwa mayat-mayat itu telah ditahan di fasilitas penahanan terkenal, yang telah lama digunakan untuk menyiksa dan menganiaya tahanan Palestina.

Menurut dokumen yang ditemukan di dalam setiap kantong mayat, semua mayat telah dipindahkan dari pangkalan militer Sde Teiman di gurun Negev.

Pangkalan itu, menurut laporan itu, adalah tempat para tahanan Palestina dikurung dalam kandang, dengan mata tertutup, borgol, dan diikat ke ranjang rumah sakit, dan sering kali dipaksa memakai popok.

Foto-foto yang ditinjau oleh The Guardian menunjukkan beberapa mayat ditutup matanya, dengan tangan terikat di belakang punggung mereka, sementara satu gambar menggambarkan tali diikatkan di leher seorang pria.

Pemeriksaan resmi dan observasi lapangan, tambah laporan tersebut, “dengan jelas menunjukkan bahwa Israel melakukan eksekusi, pembunuhan di lapangan, dan penyiksaan sistematis terhadap banyak warga Palestina.”

Surat kabar itu juga mengungkapkan bahwa jenazah-jenazah itu tidak diberi nama, hanya simbol-simbol berkode, dan bahwa keluarga-keluarga di Gaza telah memulai proses yang menyakitkan untuk mengidentifikasi orang-orang yang mereka cintai.

Pengungkapan ini telah memicu kemarahan di kalangan kelompok hak asasi manusia, yang menuntut penyelidikan internasional independen terhadap “bukti kejahatan perang dan perlakuan tidak manusiawi terhadap tahanan.”

Bagikan

Baca Berita Terbaru Lainnya