Israel Siap Gelontorkan 580 Juta Poundsterling untuk Propaganda Digital, Baik Berisik Merespons dengan Leadership Camp
05 Sep 2026 - Event
Agustus lalu, webinar yang digelar Global Alliance for Palestine mengungkap bahwa Israel mengalokasikan £580 juta khusus untuk kampanye media sosial di tahun ini. Senada, Deduktif mencuit di X bahwa Israel menganggarkan USD 725 juta untuk hasbara global 2026. Tujuannya untuk membentuk narasi global sesuai keinginan mereka, alias, mesin propaganda.
Di Masjid Muslim Billionaire, Bogor, 50 pemuda Indonesia memilih melawan dengan cara yang berbeda, belajar!
Baik Berisik Jakarta, Banten, Bogor menggelar Leadership Camp 2026 bertema "Preparing Generation for Al-Aqsha" selama dua hari, pada 29-30 Agustus 2026. Salah satu sesi intinya justru membedah Hasbara dan Gerakan BDS (Boycott, Divestment, Sanctions). Keduanya adalah medan pertempuran yang paling jarang dibahas secara serius di ruang-ruang diskusi anak muda Indonesia.
Syauqi Hafiz, Lc., Co-Founder BDS Indonesia, hadir sebagai salah satu pemateri. Di sampingnya ada Dr. Maimon Herawati, M.Litt., Founder SMART 171 yang beberapa bulan lalu baru saja kembali dari misi Global Sumud Flotilla setelah kapalnya diintersep militer Israel di perairan internasional. Hadir pula Sarah Motiva, Manager Edukasi dan Advokasi SMART 171, serta dua koordinator Baik Berisik Jakarta.
Salah satu poin materi yang disampaikan dalam camp itu, "Di tengah derasnya informasi, perjuangan bukan hanya tentang apa yang kita lihat, tapi juga tentang narasi yang kita percaya. Belajar BDS dan Hasbara mengajarkan kita untuk lebih kritis, berani memeriksa fakta, dan bijak menentukan sikap."
Di luar sesi materi, peserta bisa mengunjungi pameran sederhana tentang sejarah dan kondisi Al-Aqsha serta Palestina yang digelar di sela kegiatan. Bukan instalasi besar, tapi cukup untuk membuat para santri dan pengunjung berhenti, mengamati, dan mulai bertanya.
Bagi sebagian peserta, ini adalah pertama kali mereka menyentuh isu Palestina secara serius dan disampaikan oleh pakar, pegiat, dan juga Doktor bidang Komunikasi. Fathiya, seorang pelajar, mengungkapkan, "Ternyata banyak hal yang sebelumnya aku belum tahu, dan dari sini aku jadi merasa ingin belajar lebih banyak lagi serta ikut ambil bagian dari hal-hal kecil di lingkungan sekitar."
Leadership Camp dimulai pukul 06.30 hari pertama dan baru ditutup pukul 15.00 hari kedua, melewati sepertiga malam, memulai pagi lebih awal dari biasanya.
Aufa, Ketua Pelaksana dari Baik Berisik Banten, merangkum harapannya dengan sederhana: "Perjuangan tidak selalu dimulai dari hal besar. Di tangan anak muda, semoga semangat itu terus hidup, diteruskan melalui peran dan kontribusi di setiap wilayah, komunitas, dan lingkar perjuangan masing-masing."
Israel menyiapkan mesin propaganda senilai ratusan juta pound. Baik Berisik tak mau kalah, mereka laksanakan event counternya.