Serangan Israel Buat Alaa Lumpuhl, Kini Ia Bisa Bergerak Lagi

Serangan Israel Buat Alaa Lumpuhl, Kini Ia Bisa Bergerak Lagi

05 Sep 2026 - Press Release

Tak ada yang luput dari serangan Israel, termasuk sekolah tempat banyak warga Gaza berlindung. Hari sial tak ada di kalender, Alaa Ahmad Ambhouh, 27 tahun, ingat betul hari itu. Dari serangan itu, tulang belakangnya retak di ruas kesembilan. Sejak delapan bulan lalu, ia lumpuh dari pinggang ke bawah.


Ia masih muda dan telah menikah. Dan tiba-tiba, jangankan untuk pergi ke tempat lain, pergi ke kamar mandi di pengungsian pun sulit ia lakukan. Ia harus menunggu ada yang membantunya. Ia tak tahu apakah bisa berjalan seperti sedia kala. Yang jelas, ia diminta rutin pergi ke pusat kesehatan, dan lakukan sesi terapi. Sayangnya, semua orang sibuk bertarung nyawa setiap hari di Gaza. Orang sibuk mengantre air, makanan, pergi ke masjid, sekolah dan seterusnya. Lagipula, Alaa juga berharap hidupnya tak merepotkan orang lain, ia ingin bisa beraktivitas tanpa menunggu orang lain.


Gaza hari ini bukan tempat yang mudah untuk siapa pun. Untuk seseorang yang lumpuh, tantangannya berlipat ganda. "Kalau ada skuter listrik, itu akan sangat membantuku untuk independen dan bisa beraktivitas sehari-hari, termasuk pergi ke pusat kesehatan dan terapi," katanya, sebelum skuter itu datang.


Skuter itu kemudian datang dari para donator Indonesia. Sekarang Alaa bisa pergi ke sesi terapinya sendiri. Kini ia bisa bergerak di sekitar kamp tanpa harus menunggu atau merepotkan siapa pun. Kemewahan yang bagi kebanyakan orang terjadi adalah hal biasa.


"Skuter listrik ini telah membantu saya untuk kembali beraktivitas tanpa merepotkan orang di sekitarku. Terima kasih banyak, Indonesia." ujarnya.


WHO merilis bahwa ada 42.000 orang di Jalur Gaza mengalami cedera yang mengubah hidup mereka. Lebih dari 5.000 orang terpaksa lakukan amputasi, ini juga merupakan kengerian tersendiri di kondisi Gaza yang sulit dapatkan anestesi. Menurut WHO, sejak Oktober 2023 ada lebih dari 2.000 warga Gaza mengalami cedera saraf tulang belakang, yang dapat menyebabkan kelumpuhan dan disabilitas jangka panjang.

Bagikan

Baca Berita Terbaru Lainnya