Angelina Jolie Kunjungi Perbatasan Rafah, Jenguk Pengungsi dan Pasien Gaza
16 Feb 2026 - Berita
Aktris Amerika Serikat sekaligus aktivis kemanusiaan, Angelina Jolie, melakukan kunjungan resmi ke Penyeberangan Rafah di Mesir, satu-satunya jalur pejalan kaki dan komersial yang menghubungkan Jalur Gaza dengan dunia luar. Kunjungan ini merupakan bagian dari misi kemanusiaannya untuk menilai secara langsung kondisi yang dihadapi warga Palestina di Gaza.
Dalam kunjungannya pada Jumat, Jolie bertemu dengan sejumlah organisasi kemanusiaan yang beroperasi di sekitar perbatasan. Pertemuan tersebut bertujuan untuk memahami kesulitan yang dihadapi penduduk Gaza akibat pembatasan ketat serta kelangkaan pasokan kebutuhan dasar yang terus berlanjut.
Jolie juga meninjau gudang logistik milik Bulan Sabit Merah Mesir, tempat berbagai bantuan kemanusiaan penting disimpan dan dipersiapkan sebelum dikirim ke Gaza. Namun, masuknya bantuan masih sangat terbatas karena Penyeberangan Rafah berada di bawah kendali Israel, meskipun kebutuhan kemanusiaan di wilayah tersebut terus meningkat.
Mantan utusan khusus PBB itu disambut oleh Gubernur Sinai Utara, Mayor Jenderal Khaled Mujawer, serta Duta Besar Nabila Makram Obeid, Kepala Sekretariat Teknis Aliansi Nasional untuk Pekerjaan Pembangunan Sipil. Jolie juga didampingi seorang pejabat Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, sebagaimana dilaporkan Al Arabiya.
Selain itu, Jolie mengunjungi Rumah Sakit Umum Al-Arish, tempat warga Palestina yang terluka dan dievakuasi dari Gaza mendapatkan perawatan medis. Tim medis setempat menjelaskan jenis cedera yang ditangani, prosedur perawatan darurat, serta tekanan berat yang dialami sistem kesehatan akibat terus berdatangannya pasien dengan kondisi kritis.
Para dokter juga memaparkan mekanisme koordinasi untuk penanganan kasus berat dan pemindahan pasien dalam situasi yang penuh tantangan.
Mayor Jenderal Mujawer menyebut kunjungan Jolie sebagai langkah penting di tengah situasi kritis, serta mengapresiasi perannya dalam advokasi kemanusiaan di tingkat internasional.
Kunjungan ini berlangsung di tengah meningkatnya perhatian terhadap status Penyeberangan Rafah. Media Israel melaporkan adanya kemungkinan pembukaan kembali perlintasan tersebut dua arah setelah pembahasan antara Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Meski demikian, hingga kini Israel menyatakan hanya akan mengizinkan penggunaan Rafah untuk warga Palestina yang keluar dari Gaza, bukan untuk masuknya bantuan kemanusiaan tanpa pembatasan, meskipun perjanjian gencatan senjata 10 Oktober mencantumkan ketentuan pembukaan kembali perlintasan tersebut.