Bayi Tiga Bulan Meninggal di Gaza Akibat Musim Dingin
Bayi Tiga Bulan Meninggal di Gaza Akibat Musim Dingin

Bayi Tiga Bulan Meninggal di Gaza Akibat Musim Dingin

23 Jan 2026 - Berita

Ali Abu Zour, bayi berusia tiga bulan, meninggal dunia pada Kamis pagi akibat cuaca dingin ekstrem yang melanda tenda-tenda pengungsi di Jalur Gaza. Kematian ini menambah jumlah anak yang meninggal akibat suhu ekstrem sejak awal musim dingin menjadi sepuluh orang.

Kondisi diperburuk oleh kekurangan pemanas, selimut, pakaian musim dingin, dan tenda sementara yang reyot, tempat ratusan ribu warga Gaza tinggal setelah penghancuran rumah mereka selama konflik yang berlangsung. Gelombang dingin disertai hujan lebat dan angin kencang, meningkatkan risiko bagi bayi, lansia, dan kelompok rentan lainnya.

Sumber medis di Gaza melaporkan bahwa bayi dan anak-anak sangat terpapar risiko kematian akibat kombinasi suhu ekstrem, kekurangan gizi, dan layanan kesehatan yang runtuh. Rumah sakit menghadapi kekurangan obat-obatan, peralatan medis, pemadaman listrik, dan bahan bakar, memperburuk kondisi medis bagi penduduk.

Sejak 7 Oktober 2023, Israel, didukung Amerika dan Eropa, telah melakukan tindakan militer di Jalur Gaza, termasuk pembunuhan, kelaparan, penghancuran, pengusiran, dan penangkapan sewenang-wenang. Lebih dari 242.000 warga Palestina tewas atau terluka, sebagian besar perempuan dan anak-anak, sementara lebih dari 11.000 masih hilang. Ratusan ribu lainnya mengungsi, dan kelaparan menewaskan banyak anak.

Pendudukan telah menghancurkan kota dan permukiman, membuat ratusan ribu orang kehilangan rumah dan mata pencaharian, serta menimbulkan krisis kemanusiaan yang mendesak di Jalur Gaza.

Bagikan

Baca Berita Terbaru Lainnya