Hamas Kecam Penyerbuan Masjid Al-Aqsa dan Penggerebekan di Tepi Barat
16 Feb 2026 - Berita
Gerakan Hamas pada Selasa mengecam keras penyerangan ke Masjid Al-Aqsa yang dilakukan menteri sayap kanan Israel Itamar Ben Gvir memperingatkan adanya konsekuensi serius dan menyebut tindakan itu sebagai provokasi yang disengaja terhadap situs-situs suci Islam
Dalam pernyataan resmi, Hamas menyatakan bahwa masuknya Ben Gvir ke kompleks Al-Aqsa merupakan pelanggaran terang-terangan terhadap kesucian masjid dan mencerminkan kebijakan berkelanjutan untuk melemahkan tempat-tempat suci Islam serta memajukan upaya Yahudisasi
Hamas menegaskan bahwa pendudukan Israel berusaha memicu konfrontasi keagamaan di Yerusalem dan menyoroti tanggapan Arab dan Islam yang dianggap tidak memadai terhadap kunjungan menteri sebelumnya
Masjid Al-Aqsa disebut Hamas sebagai garis merah dan warga Palestina akan terus melindunginya dengan segala cara yang tersedia
Pernyataan itu juga menyerukan warga Palestina di Yerusalem, Tepi Barat, dan wilayah yang diduduki sejak 1948 untuk menuju ke masjid dan tetap berada di sana serta mendesak negara-negara Arab dan Islam dan komunitas internasional turun tangan menghentikan pelanggaran berulang
Sumber lokal melaporkan Ben Gvir memasuki kompleks pada Selasa sore didampingi 18 pasukan pendudukan Israel 17 pemukim dan sembilan anggota unit khusus
Puluhan pemukim tambahan juga dilaporkan masuk di bawah perlindungan polisi dan melakukan ritual Talmud provokatif di halaman masjid
Kecaman ini muncul bersamaan dengan intensifikasi operasi Israel di seluruh Tepi Barat
Serangan dilaporkan terjadi di beberapa desa timur laut Ramallah termasuk al-Mughayyir di mana granat suara digunakan sementara pembatasan diperketat di pos pemeriksaan Ein Sinya dan gerbang Atara ditutup
Pasukan Israel juga memasuki desa terdekat Kafr Malik dan Abu Falah menghentikan dan menggeledah kendaraan serta menahan beberapa penduduk di luar ruangan di tengah hujan deras dan cuaca dingin
Di selatan, penggerebekan terjadi di kota al-Khader di sebelah barat Betlehem dan di Hebron empat pemuda ditangkap dari daerah al-Buweira
Seorang warga lainnya ditahan dan beberapa warga ditahan sementara di Khirbet al-Mafqara di Masafer Yatta dengan alasan perlindungan pemukim yang melepaskan ternak dekat rumah warga Palestina
Pasukan Israel juga menggerebek rumah keluarga Walid Sabarneh warga Palestina yang meninggal dunia di Beit Ummar utara Hebron menangkap Mohammad Mahmoud al-Hamamdeh dan menyita telepon selulernya
Beberapa warga lain termasuk wanita dan anak-anak sempat ditahan sebentar selama penggeledahan rumah
Serangan tambahan dilaporkan di Anabta sebelah timur Tulkarem sementara di Yerusalem yang diduduki pasukan Israel memasuki kota Silwan selatan Masjid Al-Aqsa dan sebelumnya menyerang kamp pengungsi Shuafat di utara kota