Hamas: Serangan ke Al-Tuffah adalah kejahatan brutal
Hamas: Serangan ke Al-Tuffah adalah kejahatan brutal

Hamas: Serangan ke Al-Tuffah adalah kejahatan brutal

20 Dec 2025 - Berita

Gerakan Perlawanan Islam (Hamas) mengutuk penembakan artileri Israel yang menghantam lingkungan Al-Tuffah di sebelah timur Kota Gaza, menewaskan sejumlah warga sipil, sebagian besar anak-anak. Gerakan tersebut mengatakan serangan itu adalah "kejahatan brutal" terhadap warga sipil yang tidak bersalah dan pelanggaran terang-terangan yang berulang terhadap perjanjian gencatan senjata.

Dalam pernyataan yang dirilis Sabtu pagi, Hamas mengatakan pemerintah pendudukan Israel terus melanggar gencatan senjata melalui penargetan warga sipil secara sengaja dan berkelanjutan di seluruh Jalur Gaza. Gerakan tersebut mencatat bahwa lebih dari 400 warga Palestina telah gugur sejak gencatan senjata diumumkan lebih dari dua bulan lalu.

Hamas menambahkan bahwa kejahatan-kejahatan ini dilakukan di tengah kegagalan dan kebungkaman internasional yang mengkhawatirkan dalam menghadapi tindakan pemerintah pendudukan, dan menyebut kepemimpinan Israel sebagai "fasis" karena perilaku mereka yang terus berlanjut.

Gerakan tersebut selanjutnya menuduh pasukan Israel memperburuk bencana kemanusiaan dengan mencegah ambulans dan tim medis mencapai lokasi pemboman dan menghalangi operasi penyelamatan. Tindakan tersebut, kata Hamas, merupakan perilaku kriminal dan pelanggaran terang-terangan terhadap hukum humaniter internasional.

Hamas kembali menyerukan kepada para mediator yang menjamin kesepakatan gencatan senjata, serta kepada pemerintahan AS, untuk memikul tanggung jawab mereka dan segera melakukan intervensi untuk menghentikan upaya pemerintah Netanyahu dalam memaksakan realitas baru yang bertentangan dengan substansi kesepakatan dan melemahkannya.

Dalam insiden terkait, enam warga Palestina tewas dan beberapa lainnya terluka pada Jumat malam ketika penembakan Israel menargetkan sebuah sekolah yang menampung pengungsi di lingkungan Al-Tuffah di timur Kota Gaza.

Sumber-sumber lokal melaporkan bahwa pasukan Israel membombardir Sekolah Martir Gaza, yang terletak di seberang Rumah Sakit Al-Durra, menggunakan tembakan artileri, bom asap, dan peluru tajam saat upacara pernikahan sedang berlangsung di dalam sekolah. Serangan itu mengakibatkan banyak korban jiwa.

Para saksi mata mengatakan penembakan menghantam lantai dua sekolah tersebut saat pernikahan sebuah keluarga pengungsi dari Jabalia, yang menyebabkan apa yang mereka gambarkan sebagai pembantaian.

Pasukan Israel terus melancarkan serangan di berbagai wilayah Jalur Gaza, yang merupakan pelanggaran berkelanjutan terhadap perjanjian gencatan senjata yang ditandatangani pada 10 Oktober.


Bagikan

Baca Berita Terbaru Lainnya