Israel Bunuh Remaja di Nablus dan Culik Banyak Warga Palestina

Israel Bunuh Remaja di Nablus dan Culik Banyak Warga Palestina

24 Oct 2025 - Berita

Pasukan Penjajah Israel (IDF) melancarkan serangan besar-besaran dan operasi penangkapan di beberapa wilayah Tepi Barat yang diduduki pada Jumat dini hari, terutama di kota Hebron, Tulkarem, dan Tubas. Pada saat yang sama, seorang remaja Palestina meninggal dunia akibat luka-lukanya setelah bentrokan di Nablus.

Di Hebron, pasukan pendudukan Israel menyerbu beberapa permukiman dan menangkap empat warga Palestina setelah menggerebek rumah mereka.

Para tahanan diidentifikasi sebagai Qusai Munjid al-Qasrawi al-Tamimi, Mu'men Munqiz al-Qasrawi al-Tamimi, Bassam al-Atrash, dan Ataf al-Atrash.

Pasukan IOF juga menggeledah rumah-rumah milik keluarga al-Atrash dan al-Rajabi, mendirikan pos pemeriksaan militer di pintu masuk kota, dan menutup jalan utama dan samping menggunakan gerbang besi, blok beton, dan penghalang tanah.

Di Tulkarem, pasukan pendudukan menangkap mantan tahanan Malik Sa'adeh Jallad (50) setelah menyerbu rumahnya di lingkungan Irtaah di selatan kota, merusak isinya sebelum mundur.

Sebelumnya pada hari itu, Muhammad Abu Haneen yang berusia 15 tahun, dari Kamp Pengungsi Askar Baru di Nablus, dinyatakan meninggal dunia akibat luka kritis yang dideritanya Kamis malam selama konfrontasi dengan pasukan Israel menyusul serangan mereka di kamp tersebut.

Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina melaporkan bahwa anak laki-laki itu telah ditembak selama bentrokan dan kemudian meninggal karena luka-lukanya karena parahnya luka yang dideritanya.

Menurut statistik resmi Palestina, sejak awal tahun 2025, serangan Israel yang berkelanjutan telah menewaskan 20.526 warga Palestina dan melukai 36.140 orang, sementara 5.052 orang telah ditangkap.

Selain itu, 994 bangunan telah dihancurkan, dan 2.153 serangan pemukim telah tercatat terhadap warga sipil Palestina, tanah, dan properti mereka.


Bagikan

Baca Berita Terbaru Lainnya

Join Us!