Israel Mulai Memperluas "Garis Kuning" Menjadi Penghalang Fisik di Gaza
16 Feb 2026 - Berita
Tentara Israel telah mulai mengubah apa yang disebut "garis kuning" di Jalur Gaza menjadi penghalang fisik, secara efektif memperluas kendali ke wilayah Palestina, menurut investigasi Forensic Architecture bekerja sama dengan Drop Site News. Citra satelit menunjukkan sejak Desember 2025, pasukan Israel membangun tanggul tanah besar di sepanjang dan di luar garis kuning, menciptakan pemisahan nyata antara pasukan Israel di timur dan warga Palestina di barat.
Setelah mundur ke garis kuning pasca-gencatan senjata 10 Oktober, Israel terus membangun infrastruktur militer dan jalan di lebih dari 53 persen wilayah Gaza, sambil menghancurkan bangunan yang ada. Garis kuning, yang awalnya hanya ditandai pada peta militer, kini diperkuat menjadi penghalang nyata.
Forensic Architecture mendokumentasikan setidaknya 38 blok kuning, beberapa dipindahkan ratusan meter ke Gaza, secara efektif mencaplok lahan tambahan. Di Jabaliya dan Beit Lahia, tanggul membentang lebih dari dua kilometer, memotong jalan dan membatasi pergerakan warga Palestina.
Temuan ini menimbulkan kekhawatiran bahwa garis kuning bukan lagi batas militer sementara, melainkan sedang berubah menjadi perbatasan de facto, dengan implikasi jangka panjang bagi geografi, mobilitas, dan kehidupan warga Gaza.