Jumat Terakhir Ramadan: Warga Al Quds Serukan Shalat di Gerbang Al-Aqsa
14 Mar 2026 - Berita
Memasuki 14 hari dari kebijakan keji otoritas Israel yang memutuskan terus menutup Masjid Al-Aqsa dan melarang para jamaah memasuki kompleksnya untuk melaksanakan shalat Jumat terakhir Ramadan, dalam kebijakan yang dinilai sebagai langkah belum pernah terjadi sejak penjajahan Israel di Al Quds tahun 1967.
Penutupan tersebut membuat umat Muslim tidak dapat melaksanakan shalat tarawih dan i’tikaf di dalam masjid selama sepuluh malam terakhir Ramadan, dengan alasan “keadaan darurat” yang dikaitkan dengan perang AS-Israel vs Iran sejak 28 Februari lalu.
Penutupan ruang-ruang shalat dan halaman masjid membuat Al-Aqsa sebagai pusat kehidupan religius di Al-Quds, kini berubah menjadi tempat yang sunyi tanpa jamaah.
Meski demikian, berbagai kelompok masyarakat di Al Quds menyerukan agar umat Muslim tetap menuju Al-Aqsa pada Jumat terakhir Ramadan dan melaksanakan shalat di titik terdekat yang dapat dijangkau, termasuk di gerbang-gerbang masjid jika tidak diizinkan masuk.
Jumat terakhir Ramadan biasanya menjadi salah satu momen terbesar di Al-Aqsa, ketika puluhan ribu jamaah berkumpul untuk melaksanakan shalat, beribadah, dan melakukan i’tikaf.