Newton Gaza: Remaja Palestina Terangi Kamp Pengungsian di Rafah dengan Energi Angin
Newton Gaza: Remaja Palestina Terangi Kamp Pengungsian di Rafah dengan Energi Angin

Newton Gaza: Remaja Palestina Terangi Kamp Pengungsian di Rafah dengan Energi Angin

12 Mar 2026 - Berita

Di tengah kegelapan kamp pengungsian di Jalur Gaza, seorang remaja Palestina, Hossam Al-Attar (15 tahun) berhasil menghadirkan sumber cahaya kembali bagi para pengungsi di Gaza Selatan dengan memanfaatkan energi angin dari peralatan sederhana yang ia rakit sendiri.


Setelah keluarganya mengungsi dari Beit Lahia, Gaza Utara ke Rafah, Gaza Selatan, Hossam menghadapi kondisi tanpa listrik akibat Israel selama >20 hari. Situasi tersebut mendorongnya mencari cara untuk menghasilkan energi alternatif di tengah keterbatasan. Hossam hanya memanfaatkan barang bekas dari puing-puing rumah serta kipas angin lama.


Warga Palestina yang mengungsi bersama Hossam, menjulukinya “Newton Gaza”. Julukan tersebut diberikan warga sebagai bentuk penghargaan atas kecerdasan dan kreativitasnya yang berhasil menghadirkan cahaya di tengah gelapnya kehidupan kamp pengungsian.


Sebelum 7 Oktober 2023, Hossam diketahui telah menunjukkan bakat dalam menciptakan berbagai alat sederhana yang membantu kehidupan sehari-hari. Beberapa di antaranya termasuk lampu yang dapat bekerja di bawah air, kunci pintu otomatis tanpa kabel, serta kipas pendingin sederhana untuk menghadapi panas musim panas.


Untuk sekarang, Hossam tengah berupaya mengembangkan proyek menyimpan energi yang dihasilkan, sehingga listrik tetap tersedia meskipun tidak ada angin. Namun, upaya itu masih menghadapi kendala karena kelangkaan baterai dan peralatan di pasar lokal Gaza.

Bagikan

Baca Berita Terbaru Lainnya