Ribuan Warga Lepas Jenazah 106 Syuhada Pembantaian Zionis, 70 di Antaranya Anak-Anak
06 Sep 2026 - Berita
Ribuan warga Kota Gaza mengiringi prosesi pemakaman ribuan duka atas gugurnya setidaknya 106 syuhada, termasuk sekitar 70 anak-anak. Mereka semua dibantai Israel dalam satu waktu, kemudian tertimbun di reruntuhan selama bertahun-tahun.
Terbaru, tim Pertahanan Sipil berhasil mengangkut jasad mereka dari puing-puing reruntuhan rumah yang diserang Israel di lingkungan Al-Zaytoun, tenggara Kota Gaza.
Kolonel Muhammad Abu Dan dari Pertahanan Sipil Gaza mengonfirmasi timnya mengevakuasi 55 jenazah dan kerangka syuhada dari puing rumah keluarga Malka yang dihuni puluhan pengungsi saat pemboman Israel terjadi.
Ini adalah evakuasi tahap kedua setelah mengangkat total 233 jenazah (termasuk 73 anak-anak dan 106 perempuan) dari total 407 warga yang dilaporkan hilang di bawah 20 rumah yang hancur.
Keterlambatan evakuasi hingga bertahun-tahun ini disebabkan tim penyelamat beroperasi di bawah keterbatasan ekstrem akibat tiadanya alat berat yang memadai akibat blokade Israel. Meski begitu, tim penyelamat tetap berusaha walau membutuhkan waktu lebih dari 381 jam kerja lapangan nonstop.
Kantor Media Pemerintah di Gaza menegaskan bahwa ribuan korban yang masih tertimbun reruntuhan merupakan bencana kemanusiaan yang sengaja diciptakan rezim penjajah. Pihaknya mendesak lembaga internasional untuk segera menekan penjajah agar mengizinkan masuknya alat berat guna menuntaskan evakuasi para syuhada.